Buku ini mengeksplorasi bagaimana struktur gereja tradisional sering kali menjadi penghalang bagi pertumbuhan rohani dan misi gereja di zaman modern. Snyder menggunakan analogi wineskins (kirbat anggur) dari Alkitab untuk menggambarkan bahwa struktur gereja yang kaku bisa menjadi tidak efektif dalam menghadapi perubahan zaman, seperti kirbat tua yang tidak dapat menampung anggur baru.